Kamis, 21 Oktober 2010

Asal Mula Nama Indonesia

Mungkin sudah banyak yang tahu asal usul nama Indonesia, namun banyak pula orang Indonesia yang belum tahu sejarahnya.
Tahukah anda! Sebelum nama Indonesia digunakan, dahulu kawasan kepulauan dari Sabang sampai Merauke ini dikenal dengan banyak nama. Bangsa India saat itu menamakan Indonesia dengan nama Dwipantara penggalan dari bahasa Sansekerta, Dwipa (pulau) dan antara (seberang). Nama Hindia digunakan ketika bangsa Eropa mulai masuk ke wilayah Indonesia. Saat itu mereka menyebut Indonesia dengan nama Indische Archipel (Kepulauan Hindia). Nama Hindia sendiri adalah sebutan orang Eropa untuk wilayah Asia.
peta-indonesia
Seiring pendudukan Belanda, nama itu berubah menjadi Hindia Belanda yang artinya Hindia yang milik Belanda.
Bibit-bibit nama Indonesia muncul pertama kali dalam sebuah artikel di Jurnal terbitan Singapura Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA).  Pada Volume IV tahun 1850, halaman 66-74, salah seorang redaksi JIAEA George Samuel Windsor Earl (1813-1865), menulis artikel On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations. Ia mengungkapkan buah pikirannya, bahwa sudah saatnya “Hindia Belanda” memiliki nama yang khas, agar terlepas dari kerancuan dengan banyaknya “Hindia-Hindia” yang lain. Earl mengusulkan nama alternatif, yakni Indunesia atau Malayunesia. Earl lebih memilih nama Malayunesia, karena menurutnya, penduduk di Nusantara mayoritas menggunakan bahasa Melayu.
James Richardson Logan (1819-1869), orang Skotlandia yang juga merupakan pengelola JIAEA menulis artikel yang masih terkait dengan tulisan Earl, The Ethnology of the Indian Archipelago. Dalam artikel tersebut Logan sependapat dengan Earl. Tapi ia lebih condong memilih “indunesia” dengan vokal O menjadi “Indonesia”.
Sejak itulah nama Indonesia dipakai oleh Logan dalam banyak artikelnya dan ia terus menerus menggunakan nama itu.
Meski nama itu bermakna secara etnology dan geogarafi untuk merujuk pada satu kawasan di Nusantara. Nama itu kemudian bermakna politis untuk memperjuangkan suatu Negara merdeka bernama Indonesia.
Sekitar tahun 1920-an, oleh Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (1879-1950) atau dikenal sebagai Dr. Setiabudi, nama Nusantara pertama kali dilontarkan. Nusantara berarti “Nusa (pulau-pulau) yang berada di antar dua benua dan dua samudera”, diambil dari kitab Pararaton, kitab kuno zaman Majapahit. Meski nama Indonesia Muncul, kata Nusantara tetap popular pada zaman itu hingga sekarang.
Kembali ke nama Indonesia, pada masa awal pergerakan, semakin banyak tokoh nasional yang menggunakan Indonesia sebagai nama sebuah Negara impian yang merdeka.
Dr. Moh. Hatta dan Dr. Soetomo termasuk tokoh-tokoh pertama yang menggunakan nama Indonesia sebagai alat perjuangan memerdekan Indonesia itu sendiri.
Dr. Moh. Hatta berinisiatif nama perhimpunan pelajar dan mahasiswa Indonesia di Belanda dari Indische Vereeniging menjadi Indonesische Vereeniging. Pada tahun 1928, para pemuda dengan tegas menggunakan kata Indonesia dalam sebuah maklumat terkenal, Sumpah Pemuda.
Meski Belanda menolak keras nama Indonesia, nama itu terlanjur digunakan oleh masyarakat Indonesia terutama oleh kalangan pintar Indonesia dalam membentuk nama organisasi dan dalam berbagai tulisan mereka.
Sampai Belanda kalah dari Jepang, Belanda tidak pernah mengakui nama Indonesia. Bahkan nama Hindia Belanda masih kerap digunakan oleh dunia Internasional saat pendudukan Jepang. Akhirnya, nama Indonesia semakin kokoh sebagai nama sebuah bangsa ketika Bung Karno dan Bung Hatta memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia.

sumber:wilayahindonesia.blogdetik.com
READ MORE - Asal Mula Nama Indonesia

Hebatnya Presiden Kita Dimata Dunia

Gambar Perangko Negara tetangga yang ada gambar Soekarno:



Di Negara Adidaya:



Presiden Sukarno baru tiba di bandara Washington DC, AS, pada siang hari. Didampingi oleh wakil presiden AS, Richard Nixon, Bung Karno disambut penuh oleh pasukan AS dengan 21 kali tembakan kehormatan. Bung Karno tiba di Washington dalam rangka kunjungan selama 18 hari di AS atas undangan Presiden AS, David Dwight Eisenhower (Foto: 16 Mei 1956).

Kalo sekarang SBY ke amrik diperlakukan kayak gini ga ya??



Presiden Sukarno dan Presiden AS, Kennedy, duduk bersama di dalam mobil terbuka, sedang melewati pasukan kehormatan di pangkalan Angkatan Udara AS, MD. Bung Karno datang ke AS dalam rangka pembicaraan masalah insiden Kuba (Foto: 24 April 1961).

Bersama Mantan negara penjajah



Presiden Sukarno menjadi tamu kehormatan Kaisar Jepang, Hirohito, dan pangeran Akihito. Bung Karno dijamu makan siang di istana kekaisaran Jepang di Tokyo (Foto: 3 Pebruari 1958).

Menjadi cover majalah TIMES tahun 1946



Go International



Presiden Sukarno berdiri berdampingan dengan 4 pemimpin negara Non Blok setelah mereka selesai mengadakan pertemuan. Dari kiri kekanan : Pandit Jawaharlal Nehru (Perdana Menteri India), Kwame Nkrumah (Presiden Ghana), Gamal Abdul Nasser (Presiden Mesir), Bung Karno, dan Tito (Presiden Yugoslavia). Kelima pemimpin negara non blok ini mengadakan pertemuan yang menghasilkan seruan kepada Presiden AS, Eisenhower (Presiden AS) dan Perdana Menteri "Uni Soviet"/Rusia, Nikita Khruschev, agar mereka melakukan perundingan diplomasi kembali (Foto: 29 September 1960).



Presiden Sukarno bersama Perdana Menteri Perancis, Pompidou (Foto: 1965).



Presiden Sukarno sedang bercakap-cakap dengan Presiden Kuba, Osvaldo Dorticos Torrado (kiri), dan Perdana Menteri Kuba, Fidel Castro (kanan) di Havana, Kuba (Foto: 9 Mei 1960).



Presiden Sukarno tiba di bandara Karachi, Pakistan. Didampingi oleh Presiden Pakistan, Iskander Ali Mirza, Bung Karno tampak sedang memberi hormat, diapit oleh bendera Indonesia dan bendera Pakistan (Foto: 25 Januari 1958).
READ MORE - Hebatnya Presiden Kita Dimata Dunia

Indonesia GEGERKAN Malaysia, Singapura, Autralia

2jwbhako
Momentum ini harus dijaga terus dan ditingkatkan sebagai kebanggaan atas kemampuan teknologi sendiri. Jangan sampai karya insinyur Indonesia ini dijegal justru oleh orang Indonesia sendiri (biasa) para ekonom-ekonom Pemerintah yang sering menganggap karya bangsa sendiri sebagai terlalu mahal dan hanya buang-buang uang saja untuk riset ….! Inilah musuh yang sebenarnya. Waspadailah kawan-kawan insinyur Indonesia.

Meski sudah berlangsung 2 pekan yang lalu, peluncuran roket RX-420 Lapan ternyata masih jadi buah bibir. Anehnya bukan jadi buah bibir di Indonesia yang lebih senang ceritera Pilpres, tetapi di Australia, Singapura dan tentu saja di negara tetangga yang suka siksa TKI dan muter-muterin Ambalat yakni Malaysia.

Seperti diketahui roket RX-420 ini menggunakan propelan yang dapat memberikan daya dorong lebih besar sehingga mencapai 4 kali kecepatan suara. Hal itu membuat daya jelajahnya mencapai 100 km. Bahkan bisa mencapai 190 km bila struktur roket bisa dibuat lebih ringan. Yang punya nilai tambah tinggi ini adalah 100% hasil karya anak bangsa, para insinyur Indonesia. Begitu pula semua komponen roket-roket balistik dan kendali dikembangkan sendiri di dalam negeri, termasuk software. Hanya komponen subsistem mikroprosesor yang masih diimpor. Anggaran yang dikeluarkan untuk peluncurannya pun “cuma” Rp 1 milyar. Kalah jauh dengan yang dikorupsi para anggota DPR untuk traveller checks pemenangan Miranda Gultom sebagai Deputi Senior Gubernur BI yang lebih dari Rp. 50 milyar. Apalagi kalau dibandingkan dengan korupsi BLBI yang lebih dari Rp. 700 trilyun.

Mengapa malah menjadi buah bibir di Australia, Singapura dan Malaysia? Karena keberhasilan peluncuran roket Indonesia ini ke depan akan membawa Indonesia mampu mendorong dan mengantarkan satelit Indonesia bernama Nano Satellite sejauh 3.600 km ke angkasa. Satelit Indonesia ini nanti akan berada pada ketinggian 300 km dan kecepatan 7,8 km per detik. Bila ini terlaksana Indonesia akan menjadi negara yang bisa menerbangkan satelit sendiri dengan produk buatan sendiri. Indonesia dengan demikian akan masuk member “Asian Satellite Club” bersama Cina, Korea Utara, India dan Iran.

Nah kekhawatiran Australia, Singapura dan Malaysia ini masuk akal, bukan? Kalau saja Indonesia mampu mendorong satelit sampai 3.600 km untuk keperluan damai atau keperluan macam-macam tergantung kesepakatan rakyat Indonesia. Maka otomatis pekerjaan ecek-ecek bagi Indonesia untuk mampu meluncurkan roket sejauh 190 km untuk keperluan militer bakal sangat mengancam mereka sekarang ini pun juga!!! Kalau tempat peluncurannya ditempatkan di Batam atau Bintan, maka Singapura dan Malaysia Barat sudah gemetaran bakal kena roket Indonesia. Dan kalau ditempatkan di sepanjang perbatasan Kalimantan Indonesia dengan Malaysia Timur, maka si OKB Malaysia tak akan pernah berpikir ngerampok Ambalat. Akan hal Australia, mereka ada rasa takutnya juga. Bahwa mitos ada musuh dari utara yakni Indonesia itu memang bukan sekedar mitos tetapi sungguh ancaman nyata di masa depan dekat.

CN 235 Versi Militer

Rupanya Australia, Singapura dan Malaysia sudah lama “nyaho” kehebatan insinyur-insinyur Indonesia. Buktinya? Tidak hanya gentar dengan roket RX-420 Lapan tetapi mereka sekarang sedang mencermati pengembangan lebih jauh dari CN235 versi Militer buatan PT. DI. Juga mencermati perkembangan PT. PAL yang sudah siap dan mampu membuat kapal selam asal dapat kepercayaan penuh dan dukungan dana dari pemerintah.

Kalau para ekonom Indonesia antek-antek World Bank dan IMF menyebut pesawat-pesawat buatan PT. DI ini terlalu mahal dan menyedot investasi terlalu banyak (“cuma” Rp. 30 trilun untuk infrastruktur total, SDM dan lain-lain) dan hanya jadi mainannya BJ Habibie. Tetapi mengapa Korea Selatan dan Turki mengaguminya setengah mati? Turki dan Korsel adalah pemakai setia CN 235 terutama versi militer sebagai yang terbaik di kelasnya. Inovasi 40 insinyur-insinyur Indonesia pada CN 235 versi militer ini adalah penambahan persenjataan lengkap seperti rudal dan teknologi radar yang dapat mendeteksi dan melumpuhkan kapal selam. Jadi kalau mengawal Ambalat cukup ditambah satu saja CN235 versi militer (disamping armada TNI AL dan pasukan Marinir yang ada) untuk mengusir kapal selam dan kapal perang Malaysia lainnya.

Nah, jadi musuh yang sebenarnya ada di Indonesia sendiri. Yakni watak orang Indonesia yang tidak mau melihat orang Indonesia sendiri berhasil. Karya insinyur-insinyur Indonesia yang hebat dalam membuat alutsista dibilangin orang Indonesia sendiri terutama para ekonom pro Amerika Serikat dan Eropa: “Mending beli langsung dari Amerika Serikat dan Eropa karena harganya lebih murah”. Mereka tidak berpikir jauh ke depan bagaimana Indonesia akan terus tergantung di bidang teknologi, Indonesia hanya akan menjadi konsumen teknologi dengan membayarnya sangat mahal terus menerus sampai kiamat tiba.

Kalau ada kekurangan yang terjadi dengan industri karya bangsa sendiri, harus dinilai lebih fair dan segera diperbaiki bersama-sama. Misalnya para ahli pemasaran atau sarjana-sarjana ekonomi harus diikutsertakan dalam team work. Sehingga insinyur-insinyur itu tidak hanya pinter produksi sebuah pesawat tetapi setidaknya tahu bagaimana menjual sebuah pesawat itu berbeda dengan menjual sebuah Honda Jazz. Kalau ada kendala dalam pengadaan Kredit Ekspor sebagai salah satu bentuk pembayaran, tolong dipecahkan dan didukung oleh dunia perbankan, agar jualan produk sendiri bisa optimal karena akan menarik bagi calon pembeli asing yang tak bisa bayar cash.
READ MORE - Indonesia GEGERKAN Malaysia, Singapura, Autralia

Rabu, 20 Oktober 2010

tunjukin jari tengah=kurang ajar

Kelihatanya sih jari tengah sudah lama dianggep sebagai lambang kont*l di barbagai kebudayaan, mungkin karena bentuknya yang terpanjang diantara jari lainnya Tounge.gif. Kalo lu sengaja acungin jari tengah lu ke orang lain maka itu dianggap sebagai penghinaan, walopun sebetulnya lebih menunjukkan sikap 'menantang berkelahi' daripada 'kemesuman'. Menurut kontributor di Urban Legends Archive, jari tengah yang elu acungin berarti "dominasi kont*l."

Walopun versi paling populer tentang asal muasal cara menghina ini adalah pertempuran Agincourt di tahun 1415,cara penghinaan paling kasar ini sebenernya berasal jauh lebih kuno lagi yaitu pada masa Yunani dan Romawi kuno. Sumber tertulis dari orang yang "ngacungin jari tengah" berasal dari tulisan Aristophanes, yang bercerita dalam drama "The Clouds," pada tahun 423 sebelum masehi. Orang Romawi bahkan punya nama khusus untuk jari tengah ini -- digitus infamis (jari yang gak terkenal) atau digitus impudicus (jari kurang ajar).

Walopun interpretasi jari tengah berbeda di tiap negara, tapi memang ini cara penghinaan yang paling terkenal. Di Inggris, orang ngacungin dua jari dengan telapak menghadap kemuka, atau telunjuk dan jari tengah diacungin bareng (telapak tetep ngadep muka) buat menghina orang. Dan ada satu kasus di pengadilan Jepang baru-baru ini, seorang hakim memvonis, "Arti dari ngacungin jari tengah tangan kanan ke bawah dianggap sebagai tindakan provokasi dan penghinaan di Jepang, walopun bukan seperti di Amerika."

Bagaimana dengan di negara kita? Apakah mengacungkan jari tengah lebih kurang ajar daripada mengacungkan jempol yg dijepit diantara jari telunjuk dan jari tengah(seperti simbol kuku bima)? Mari kita adakan survey... Laughing.gif
READ MORE - tunjukin jari tengah=kurang ajar

Suasana kantor Youtube

Masih inget dengan suasana kantor Yahoo Jepang? Nah, kali ini TS ngajak liat-liat suasana kantor Youtube yang ada di San Bruno, California.
Posted Image
Posted Image
Posted Image
Posted Image
Posted Image
Posted Image
Posted Image
Posted Image
Posted Image
Posted Image
Posted Image
Posted Image
Posted Image
Posted Image
Posted Image
Posted Image
READ MORE - Suasana kantor Youtube

Kartun Yang Tidak Layak di Tonton

Film kartun tentu merupakan kesukaan anak-anak. Dulu, film kartun memang dibuat untuk dinikmati oleh anak-anak. Tapi dengan berkembangnya teknologi, terkadang film kartun yang kelihatannya lucu ternyata tidak layak untuk ditonton oleh anak-anak.


Dibawah ini adalah 6 Kartun yang tidak layak ditonton anak-anak:

1. Tom and Jerry

Posted Image
Anda pasti sudah pernah nonton Tom and jerry, Tom and Jerry adalah sebuah serial animasi Amerika Serikat hasil produksi MGM yang bercerita tentang sepasang kucing (Tom) dan tikus (Jerry) yang selalu bertengkar. Mungkin bagi orang orang lucu jika melihat aksi Tom yang selalu di kerjai oleh jerry dengan beribu akalnya, namun di balik itu banyak juga kekerasan yg ditayangkan contohnya Tom menghajar jerry menggunakan kapak, jerry menembak Tom menggunakan senapan, dll.

2. Happy tree friends

Posted Image
Meskipun tidak ditayangkan di TV Happy tree friends ada di youtube, dan jika anda pertama kali melihat tayangan ini mungkin anda akan berpikir bahwa ini hanyalah kartun komedi biasa namun setelah anda menonton pasti anda akan menemukan berbagai aksi sadis, namun ironisnya banyak anak anak yang menonton acara ini.

3. The simpsons

Posted Image
Meskipun tidak terlalu sadis, namun banyak juga adegan kasar dan sadis di acara ini, seperti Homer mencekik bart, lalu Homer yang selalu berbicara kotor, dan Bart yang bermain skateboard bugil. Karena hal itu banyak juga yang mencontoh hal yang diperlihatkan pada acara ini.

4. Crayon shinchan

Posted Image
Mungkin acara ini sudah sering ditayangkan di TV namun seringkali kita melihat aksi kasar acara ini contohnya ketika misae menghajar sinchan hingga benjol, lalu sinchan menggoda wanita, sinchan juga sering mempertontonkan auratnya pada orang lain. Karena hal itu banyak orang orang yang meniru kenakalan bocah ini dan acara ini dianggap acara dewasa.

5. Family guy


Posted Image
Family Guy adalah film seri kartun televisi yang berasal dari Amerika Serikat. Diciptakan oleh Seth MacFarlane, serial ini menceritakan tentang keluarga Griffin yang terdiri dari Peter, Lois, anak-anak mereka Chris, Meg dan Stewie dan seekor anjing yang dapat berbicara bernama Brian. Seth MacFarlane juga menyuarai Peter, Stewie dan Brian. Karena lelucon-leluconnya dianggap kontroversial, serial ini dilarang diputar di berbagai negara seperti Albania, Filipina, Israel, Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Tiongkok dan Taiwan.

6. South Park

Posted Image
South Park adalah sebuah serial televisi kartun dari Amerika Serikat yang diciptakan dan ditulis oleh Matt Stone dan Trey Parker. Diedarkan dan ditayangkan oleh Comedy Central sejak 1997, seri ini menceritakan pengalaman empat anak Sekolah Dasar yang tinggal di suatu kota kecil di South Park, Colorado. Salah satu episodenya, berjudul Best Friends Forever, meraih Penghargaan Emmy pada tahun 2005 dalam kategori Program Animasi Terbaik. Namun kartun ini kebanyakan mengandung kata2 kasar.

Jadi, jangan lupa untuk mendampingin anak anda saat menonton film kartun karena bisa saja kartun tersebut tidak layak ditonton anak-anak.
READ MORE - Kartun Yang Tidak Layak di Tonton

Selasa, 19 Oktober 2010

Kamu Indonesia... Kamu Pasti Bangga

cgk
Ulasan situs Forbestraveler.com menempatkan Bandara Soekarno Hatta (Soetta) sebagai bandara nomor dua paling tepat waktu di dunia. PT Angkasapura II sebagai pengelola Bandara Soetta pun menggelar perayaan.
Mereka memberikan piala pada maskapai penerbangan domestik dan internasional yang paling tepat waktu. Untuk maskapai domestik, Garuda Indonesia keluar sebagai pemenang, mengungguli 5 pesaingnya.
Garuda Indonesia mencatat ketepatan waktu kedatangannya 92,55 persen dan ketepatan keberangkatan 98,13 persen.
“Garuda memiliki ketetapan waktu dari 80 ribu penerbangan domestik di Bandara Soekarno Hatta,” ujar Dirut PT Angkasapura II Eddy Haryoto di Hotel Ritz-Carlton, Sudirman, Jakarta, Rabu (23/12/2009) malam.
Untuk maskapai internasional penghargaan maskapai paling ontime jatuh pada Singapore Airlines. “Dengan 50 ribu penerbangan setiap tahunnya ada maskapai yang paling ontime dari 33 maskapai, yaitu Singapore Airlines,” tutur Eddy.
Selain itu PT Angkasapura II juga memberikan piagam pada instansi pemerintah yaitu pihak Imigrasi, Jasa Marga, dan Polres Metro Bandara Soetta.
Berikut urutan bandara dengan ketepatan waktu terbaik beserta rata-rata ketepatan waktunya:
1. Haneda Airport, Tokyo, Jepang (94 persen)
2. Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Indonesia (86,7 persen)
3. Narita International Airport, Tokyo, Jepang (86 persen)
4. Incheon International Airport, Seoul, Korea Selatan (84,8 persen)
5. Suvarnabhumi Airport, Bangkok, Thailand (84,4 persen)
6. Kuala Lumpur International Airport, Kuala Lumpur, Malaysia (83,8 persen)
7. (tak tercantum di situs, red)
8. Phoenix International Airport, Arizona, AS (83,2 persen)
9. Detroit Metropolitan Wayne County Airport, Michigan, AS (83 persen)
10. George Bush Intercontinental Airport, Houston, Texas AS (82,3 persen)
garuda-indonesia
READ MORE - Kamu Indonesia... Kamu Pasti Bangga